PALANGKA RAYA – Rencana Pemerintah Kota Palangka Raya untuk memodernisasi Pasar Kahayan disambut positif oleh Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Siti Nafsiah.
Namun, ia menekankan pentingnya sosialisasi dan pendekatan bertahap agar perubahan ini berjalan lancar dan diterima baik oleh para pedagang.
“Kita harus jelaskan konsepnya itu seperti apa kepada para pedagang, agar mereka paham apa yang diinginkan oleh Pemerintah Kota Palangka Raya,” ucapnya, saat diwawancara di Ruang Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Senin (30/6/2025).
Ia menyadari bahwa setiap kebijakan pasti menimbulkan dampak, sehingga sosialisasi dan edukasi secara masif menjadi kunci keberhasilan.
Lebih lanjut, Siti Nafsiah menyarankan agar proses modernisasi Pasar Kahayan dilakukan secara bertahap. Hal ini penting untuk meminimalisir gangguan operasional pasar dan memberikan waktu bagi pedagang untuk beradaptasi dengan perubahan.
Selain itu, kesiapan Pemerintah Kota dalam hal penataan dan infrastruktur pendukung juga perlu dipertimbangkan secara matang.
“Oleh karena itu, sosialisasi dan advokasi harus dilakukan secara masif,” lugasnya.
Hal ini penting untuk memastikan para pedagang memahami manfaat dari modernisasi pasar dan mendapatkan dukungan yang memadai selama proses transisi. Dengan pendekatan yang komprehensif dan partisipatif, diharapkan modernisasi Pasar Kahayan dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan para pedagang serta masyarakat Palangka Raya secara keseluruhan. (rdi/rdo)