Awas! Pelajar Pasar Utama Peredaran Narkoba

SOSIALISASI: Kepala Kesbangpol Kabupaten Gumas Sugiarto bersama KepalaBadan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalteng Brigjen Pol Sumirat Dwiyanto berfoto bersama usai kegiatan sosialisasi di Kecamatan Manuhing, Kamis (23/6). (KESBANGPOL/PE)
SOSIALISASI: Kepala Kesbangpol Kabupaten Gumas Sugiarto bersama KepalaBadan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalteng Brigjen Pol Sumirat Dwiyanto berfoto bersama usai kegiatan sosialisasi di Kecamatan Manuhing, Kamis (23/6). (KESBANGPOL/PE)

KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) terus menggalakan tentang bahanya narkoba. Melalui Tim Pencegahan dan Pemberantasa Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap dan Prekusor Narkotika (P4GN) dan  Badan Kesatuan Bangsa dan Politik bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalteng menggelar  sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkotika bagi para pelajar dari SMAN-1 Manuhing.

Sosialisasi itu dihadiri langsung Kepala BNN Provinsi Kalteng Brigjen Pol Sumirat Dwiyanto dan stafnya, Kepala Kesbangpol Gumas Sugiarto berserta stafnya, Camat Manuhing, Kapolsek Manuhing, Kepala SMAN-1 Manuhing bersama guru-gurunya, tokoh agama, tokoh masyarakat dan para pelajar.

Bupati Gumas Jaya S Monong melalui Kepala Kesbangpol Sugiarto  mengatakan dilakukannya sosialisasi tentang bahanya penyalahgunaan nakortika akan lebih efektif apabila dilakukan secara dini melalui kegiatan semacam penyuluhan dengan cara mendatangi sekolah-sekolah yang ada di wilayah Gumas.

“Dengan begitu akan memberikan informasi langsung kepada para pelajar. Seperti yang kami lakukan di SMAN-1 Manuhing ini, maka mereka tau mengenai bahaya narkotika bagi kesehatan dan berdampak buruk bagi diri sendiri hingga keluarga,” kata Sugiarto dikomfirmasi, Jumat (24/6).

Sosialisasi itu, katanya dimaksudkan agar meningkatkan pemahaman dan kesadaran penuh untuk membentuk pola pikir, mental dan moral  para pelajar agar bisa membentengi diri supaya tidak terjerumus kedalam tindakan atau penyalahgunaan narkotika.

“Melihat perkembangan saat ini peredaran gelap narkotika yang menjadi pasar utama adalah para pelajar. Ini diwaspadai dan sangat mengkhwatirkan. Sehingga perlu dibutuhkan gerakan yang massif dan kepedulian dari semua unsur masyarakat berserta sekolah agar narkoba jangan sampai merusak generasi muda,” imbuhnya.

Dengan diberikannya pemahaman bagi para pelajar, sambung Sugiarto maka diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah bersih dari narkotika. Pihaknya juga mengajak para pelajar, para guru-guru dan orang tua wali murid termasuk masyarakat bersama-sama perang  melawan narkoba. (nya)

Karena itu, sambung dia, dalam memeriahkan HUT Kabupaten Gumas ke 20 tahun, Pemkab Gumas mengangkat tema War on Drugs atau perang melawan narkoba. Salah satu kegiatannya membuat dan memasang spanduk terbanyak dan berhasil memecahkan rekor Muri. Kegiatan itu membuktikan bahwa Pemkab Gumas serius memberantas peredaran narkoba. (nya)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.