Dewan Minta Panitia Pilkades Jangan Memihak

IKUTI: Anggota DPRD Gumas Dewi Sari bersama koleganya tengah mengikuti rapat pembahasan anggaran di gedung dewan setempat, belum lama ini. (SEPANYA/PE)
IKUTI: Anggota DPRD Gumas Dewi Sari bersama koleganya tengah mengikuti rapat pembahasan anggaran di gedung dewan setempat, belum lama ini. (SEPANYA/PE)

KUALA KURUN – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) tinggal menghitung hari. Panitia di tingkat desa sampai kabupaten sudah menetapkan bakal calon kades. Nomor calon kades pun sudah diundi.

Pilkades serentak gelombang pertama  ini akan dilaksanakan di 41 desa yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Gunung Mas. Momentum Pilkades serentak ini menjadi pembelajaran politik masyarakat di tingkat desa.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Dewi Sari mengharapkan  pemilihan kepala desa (Pilkades) yang diselenggarakan di 41 desa di 10 kecamatan  di wilayah kabupaten setempat, dapat berjalan dengan tertib, lancar  dan aman.

“Kegiatan Pilkades serentak  gelombang pertama ini kami harapkan setiap tahapan bisa berjalan dengan aman tertib dan lancar,” ucap Anggota DPRD Gumas Dewi Sari, Senin (11/7).

Dalam pilakdes, kata Dewi merupakan proses pembelajaran demokrasi masyarakat di tingkat desa. Pilkades itu mengajarkan warga untuk dapat memahami arti dari demokrasi. Sehingga, nantinya akan menemukan menang atau kalah sesuatu yang biasa dalam sebuah demokrasi.

“Pada proses pilakdes ini menang kalah itu hal yang biasa dan itu harus disikapi dengan secara dewasa. Kami  berharap jangan sampai ada yang berhadapan dengan hukum. Karena bisa merugikan diri sendiri ataupun orang lain,” ujar srikandi dari partai Gerindra ini.

Begitu juga, lanjut dia, para panitia pemilihan atau panpel supaya bisa bersikap netral bagi semua calon yang akan berkomepetisi. Artinya, mereka tidak memihak kepada salah satu calon kades. Akan tetapi junjung tinggi sikap netralitas.

“Kita juga mengingatkan bagi para panitia di kecamatan dan desa agar selalu bersikap netral pada semua calon, dan jangan sampai ada keberpihakan kepada salah satu calon. Calon terpilih itu berarti ia dipercayakan memimpin di desanya,” imbuh Dewi Sari. (nya)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.