Dewan Tegaskan PBS Harus Membayar THR Tepat Waktu

Dewan Tegaskan PBS Harus Membayar THR Tepat Waktu
Anggota DPRD Kalteng, Henry M Yoseph. (RDI/PE)

PALANGKA RAYA – Legislator DPRD Kalteng, Henry M Yoseph menyampaikan, kepada seluruh perusahaan besar swasta (PBS), khususnya di Kalteng supaya taat dengan aturan tersebut dan harus membayar Tunjangan Hari Raya (THR) pekerja tepat waktu, seperti yang telah ditentukan.

“Wajib bagi perusahaan mentaati aturan yang telah diberlakukan. THR merupakan hak pekerja atau buruh yang harus dibayarkan secara penuh. Jangan sampai hal itu diabaikan, sehingga dapat merugikan para pekerja,” ucapnya, Selasa (26/3).

Pembayaran THR lebih awal sangat bagus, sebab hal itu untuk membantu para pekerja, untuk mempersiapkan diri dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, mulai dari membeli perlengkapan lebaran hingga persiapan mudik atau pulang kampung.

Ia menekankan, pemerintah daerah (pemda) melalui dinas tenaga kerja (Disnaker), baik itu di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota, supaya dapat memantau pembayaran THR tersebut. Mengingatkan, kepada perusahaan supaya tidak abai dan menyiapkan sanksi apabila tidak taat aturan.

“Adanya aturan harus diimplementasikan dengan sebaik mungkin, Disnaker harus siap dengan segala kemungkinan ada perusahaan yang abai dalam membayar THR pekerja, sehingga jika didapati demikian supaya diberikan sanksi tegas,” tukasnya.

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI telah mengeluarkan kebijakan terkait pembayaran THR keagamaan, yakni harus dibayarkan penuh dan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya.

Pemberian THR Keagamaan bagi Pekerja atau Buruh merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan pekerja atau buruh dan keluarganya dalam menyambut hari raya keagamaan.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja atau Buruh di Perusahaan, pemberian THR Keagamaan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh pengusaha kepada Pekerja/Buruh. (rdi/abe)

PBS

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.