Diskominfosantik Kalteng Gelar Workshop Uji Konsekuensi Pejabat

WORKSHOP: Kepala Diskominfosantik Kalteng, Agus Siswadi, membuka secara resmi workshop uji konsekuensi bagi PPID di Kalteng. (IST)
WORKSHOP: Kepala Diskominfosantik Kalteng, Agus Siswadi, membuka secara resmi workshop uji konsekuensi bagi PPID di Kalteng. (IST)

PALANGKA RAYA–Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng membuka secara resmi Workshop Uji Konsekuensi bagi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di Provinsi Kalteng. Acara ini berlangsung secara virtual digelar terpusat di Gedung Smart Province Diskominfosantik Kalteng, Kamis (23/6/2022).

Dalam arahannya, Kepala Dinas Kominfosantik Agus Siswadi, menyampaikan Informasi publik yang dikecualikan bersifat rahasia sesuai dengan undang-undang, kepatutan dan kepentingan umum, didasarkan pada pengujian tentang konsekuensi yang timbul, yaitu konsekuensi yang membahayakan kepentingan yang dilindungi berdasarkan undang-undang ini apabila suatu informasi dibuka. 

“Suatu informasi yang dikategorikan terbuka atau tertutup harus didasarkan pada kepentingan publik. Jika kepentingan publik yang lebih besar dapat dilindungi dengan menutup suatu informasi, informasi tersebut harus dirahasiakan atau ditutup dan/atau sebaliknya,” tutur Agus Siswadi.

Agus Siswadi mengatakan, workshop uji konsekuensi ini merupakan sarana pembelajaran bagi PPID untuk dapat memilah dengan benar informasi yang masuk dalam kategori informasi tertutup atau informasi yang dikecualikan serta bagaimana proses yang dilakukan dalam melakukan uji konsekuensi tersebut.

“Nantinya akan dilakukan simulasi tentang pelaksanaan uji konsekuensi agar setiap PPID tahu apa yang akan dan harus dilakukan dalam proses uji konsekuensi ini,” tambahnya.

Diharapkan kata dia, PPID utama provinsi, kabupaten/kota serta PPID pelaksana masing-masing memahami peran dan tugasnya, agar dapat menjalankan kewajiban yang diemban sebagai PPID.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik, Diskominfosantik Kalteng, Erwindy, dalam laporannya menyampaikan workshop ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas PPID utama dan PPID pelaksana lingkup Pemprov Kalteng serta PPID utama Kabupaten/Kota se-Kalteng khususnya dalam melakukan prosedur penetapan informasi yang dikecualikan sesuai peraturan yang berlaku. (jun/cen)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.