Dr Andrie Elia Dinilai Sukses Bangun SDM UPR

Suasana Audiensi Komisi III yang dipimpin Ketua Hj Siti Nafsiah dengan Pihak Dinas Pendidikan Provinsi, belum lama ini. (UPR)
Suasana Audiensi Komisi III yang dipimpin Ketua Hj Siti Nafsiah dengan Pihak Dinas Pendidikan Provinsi, belum lama ini. (UPR)

PALANGKA RAYA – Menyampaikan pendapat dan opini secara demokratis merupakan hal yang biasa dalam aspek kebebasan termasuk persepsi, perbedaan pendapat dan sudut pandang serta kepentingan.

Namun harus dilakukan secara bermartabat dan menjunjung tinggi asas-asas intelektualitas yang mengedepankan logika, integritas keilmuan serta objektivitas dalam berfikir dan berpendapat.

Tanpa bersikap tendensius atau mendeskriditkan pihak lain, apalagi terhadap tokoh yang dihormati secara luas, karena peran dan jasanya bagi perkembangan pembangunan keilmuan dan sumber daya manusia (SDM) di Kalimantan.

Seperti yang disampaikan oleh Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Palangka Raya, Dr. Mambang Tubil, SH, M.Ap, bahwa Bagi Lembaga Adat Dayak, Dr. Andrie Elia, SE, M.Si, merupakan tokoh yang sangat dihormati dan menjadi panutan.

“Karena beliau mampu meningkat sumber daya UPR untuk bersaing dengan Universitas yang lain seluruh Indonesia. Sehingga tidak diragukan lagi komitmen untuk besama-sama membangun SDM manusia Dayak agar dapat sejajar dengan komunitas lain di negeri ini,” ujar Mambang Tubil melalui pres rilis, belum lama ini.

Akademisi mengemban tugas sebagai kelompok Intelektual yang memiliki tanggung jawab untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Saya sebagai Pimpinan Lembaga Adat dan Praktisi Hukum meminta, tidak ada lagi opini yang menyudutkan dan menjustis seseorang termasuk pimpinan UPR sebagai salah satu perguruan tinggi negeri terbesar di Kalteng. Bagi kami, politik kampus adalah Politik Ilmu Pengetahuan dan bukan politik kekuasaan” tutupnya. (rul/abe)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.