Jaga Generasi Muda dari Narkoba

BUKA ACARA: Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Herson B. Aden, membuka acara malam renungan keprihatinan dalam rangka HANI Tahun 2022, Sabtu (25/6). (IST)
BUKA ACARA: Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Herson B. Aden, membuka acara malam renungan keprihatinan dalam rangka HANI Tahun 2022, Sabtu (25/6). (IST)

PALANGKA RAYA – Penyalahgunaan narkoba terbukti telah merusak masa depan bangsa di negara manapun. Daya rusaknya luar biasa, merusak karakter manusia, merusak fisik dan kesehatan masyarakat serta dalam jangka panjang berpotensi besar mengganggu daya saing dan kemajuan Bangsa, oleh sebab itu bersama-sama memberantas narkoba untuk menjaga generasi muda.

Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Herson B. Aden membuka Acara Malam Renungan Keprihatinan dalam rangka Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) Tahun 2022, Sabtu (25/6/2022) malam. Kegiatan ini berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Kalteng Jalan RTA Milono No.1 Palangka Raya.

Saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalteng, atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Provinsi Kalimantan Tengah, Herson mengucapkan Selamat Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang diperingati setiap tanggal 26 Juni. Ia mengatakan, tema HANI tahun ini adalah Kerja Cepat, Kerja Hebat Berantas Narkoba di Indonesia.

ā€œDengan melihat daya rusak yang ditimbulkan, kejahatan narkoba ini digolongkan dalam kejahatan luar biasa dan serius. Terlebih lagi, kejahatan narkoba bersifat lintas Negara dan terorganisir, sehingga menjadi ancaman nyata yang membutuhkan penanganan serius dan mendesak,” kata Herson.

Menurut Herson, HANI sebenarnya bukanlah sebagai bentuk memperingati hari ulang tahun berdirinya suatu lembaga narkotika, tetapi merupakan hari peringatan oleh seluruh Bangsa dan Negara di dunia sebagai wujud keprihatinan untuk memberikan dukungan, motivasi dan semangat kepada korban penyalahgunaan narkoba untuk dapat bangkit, sehingga dapat pulih dan produktif agar menjadikan hidup lebih baik dan manusiawi. 

ā€œKorban penyalahgunaan narkoba telah mengakibatkan banyaknya nyawa yang hilang akibat keganasan narkoba, dimana 30-40 orang meninggal per harinya karena narkoba,” imbuh Herson.

ā€œKegiatan malam renungan keprihatinan bertujuan untuk mengingatkan kita semua akan tentang dampak dari narkoba dan juga sebagai bentuk keprihatinan terhadap permasalahan narkoba baik secara Nasional maupun di Kalteng,” tambahnya. (jun/cen)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.