Jalan Palangka Raya – Banjarmasin Ditutup

Jalan Palangka Raya - Banjarmasin Ditutup
MACET TOTAL: Tampak sejumlah kendaraan mengalami kemacetan panjang dan kesulitan melewati Jalan Trans Kalimantan yang berlumpur akibat pengerjaan proyek Jalan Tumbang Nusa, Senin (09/10/2023). (Screenshot warga untuk pe)

Proyek Jalan Tumbang Nusa Membuat Macet Panjang

PULANG PISAU – Akses jalan Palangka Raya menuju Banjarmasin terpaksa ditutup sementara. Pasalnya akibat kegiatan proyek penimbunan jalan di ruas Jalan Trans Kalimantan, tepatnya di Desa Tumbang Nusa dan Taruna Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau menimbulkan kemacetan sangat panjang. 

Bahkan antrean kendaraan, seperti sepeda motor, mobil maupun truk lainnya tampak mengular berkilo-kilo meter dari dua jalur berbeda. 

Dari video yang beredar di media sosial, kemacetan kendaraan cukup panjang dengan dua lajur, sehingga kendaraan tidak dapat bergerak. Kemacetan diperparah dengan kondisi jalan becek akibat guyuran hujan pada Minggu (9/10/2023) malam.

Tidak sedikit pengguna jalan yang meluapkan kekecewaannya akibat terjebak kemacetan berjam-jam, salah satunya, Tendean Indra Bella.

Dia terjebak kemacetan berjam-jam dan memutuskan putar balik karena tidak mungkin sampai di Palangka Raya dengan cepat.

“Kami sudah ada janji Jam 10.00 WIB dengan BPK-RI Perwakilan Kalteng terkait urusan pemerintahan di Palangka Raya. Namun, jam 06.00 WIB hingga 10.00 WIB kami sudah terjebak macet di Tumbang Nusa dan tidak bisa lewat, akhirnya kami memutuskan putar balik,” kata Tendean Indra Bella dengan rasa kecewa.

Pria yang akan disapa Tendean itu menyebutkan, bahwa antrean kendaraan dari Pulang Pisau arah Palangka Raya mengular di Jembatan Nusa.

“Kita menganggap, bahwa rekanan yang mengerjakan proyek ini tidak profesional. Harus dilakukan evaluasi oleh pihak Balai Jalan Provinsi melalui Satkernya,” ujarnya. 

Dia mempertanyakan, mengapa tidak dipikirkan akses jalannya dan pengaturan atau rekayasa lalu lintas agar tidak menimbulkan kemacetan seperti ini. Hingga pada akhirnya mengganggu kepentingan orang banyak dan distribusi barang jasa.

“Saya tanya kepada para sopir truk itu, dia sudah sejak sore kemarin terjebak macet dan tidak bisa lewat, tentunya ini menjadi keprihatinan bersama,” ungkapnya. 

Sebagai masyarakat dan pengguna jalan kata Tendean, pihaknya menyampaikan protes kepada pihak rekanan yang mengerjakan proyek tersebut dan menilai bekerja tidak profesional.

“Saya minta kepada pihak Balai Jalan melalui Satker yang menangani pekerjaan ruas jalan Trans Kalimantan Tumbang Nusa untuk melakukan evaluasi, kapan perlu diputus kontraknya dan mencari rekanan lain yang lebih bonafit,” tegas Tendean. 

Sementara itu, Kapolres Pulang Pisau AKBP Mada Ramadita melalui Kasatlantas AKP Nurhadi menyampaikan, bahwa situasi arus lalu lintas diperbaikan Jalan Trans Kalimantan Desa Tanjung Taruna Kecamatan Jabiren Raya Kabupaten Pulang Pisau situasi arus lalulintas sementara ditutup dulu, baik dari arah Banjarmasin maupun arah Palangka Raya.

Apabila perbaikan jalan sudah selesai dan jalan kembali bisa dilalui kendaraan roda 2, roda 4 dan roda 6 akan dibuka kembali dengan sistem buka tutup dari arah Banjarmasin maupun Palangka Raya. (ung/abe

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.