/

Merintih Kesakitan, Pria Bertato Tewas Tengkurap

Merintih Kesakitan, Pria Bertato Tewas Tengkurap1
EVAKUASI: Mayat tanpa identitas berjenis kelamin laki-laki saat ditemukan di jalan Trans Kalimantan, Desa Gohong, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Selasa (4/6/2024). Tampak petugas berusaha mengevakuasi jasad korban. (IST)

PULANG PISAU – Pria bertato di tangan ditemukan meninggal dunia. Korban tanpa identitas itu tewas dalam posisi tengkurap dan mengenakan kaos oblong di jalan Trans Kalimantan, RT 06, Desa Gohong, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), Selasa (4/6/2024) sekitar pukul 03.00 WIB. Korban diduga merupakan warga Sei Hanyo, Kabupaten Kapuas.

“Untuk identitas korban belum diketahui. Karena pada saat ditemukan mayatnya hanya memakai celana dalam dan kaos oblong dengan posisi tengkurap dan ciri-ciri ada tato corak di lengan tangan sebelah kanan. Diduga mayat tersebut berasal dari Desa Sei Hanyu,” kata Kapolres Pulang Pisau AKBP Mada Ramadita melalui Kasi Humas Polres Pulang Pisau AKP Daspin, Selasa (4/6/2024).

Dijelaskan Daspin, penemuan mayat tersebut berawal pada saat saksi G (45) mendengar suara orang dari sebelah rumahnya (sebelah TKP) yang berkata atau berteriak “aduh-aduh”.

Lalu saksi G mendatangi sumber suara dan melihat korban berada di bawah parit samping rumah S yang belum selesai dibangun dan saat ditanya saksi G kepada korban tersebut, korban menjawab menjawab sakit perut lalu minta obat asam mefenamat kepada saksi G.

“Korban tersebut mengatakan berasal dari Sei Hanyo, Kabupaten Kapuas. kemudian saksi G kembali ke rumahnya untuk meminta obat tersebut kepada istrinya. Namun obat yang dimaksud tidak ada, kemudian saksi kembali lagi dan melihat korban berada di bawah rumah dan sambil berteriak-teriak kesakitan ‘aduh-aduh’ sambil memegang perutnya,” katanya.

Kemudian lanjut AKP Daspin, saksi juga melihat korban membolak-balikkan badannya di tanah dengan memutar tubuhnya hingga korban tidak bergerak lagi dengan posisi tengkurap.

“Atas kejadian tersebut, selanjutnya saksi menghubungi saudara S dan Bhabinkamtibmas Desa Gohong maupun pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut,” tandasnya.

Lanjut Daspin, setelah dilakukan olah TKP bersama Inafis, jasad korban dibawa ke RSUD Pulang Pisau.

“Berdasarkan keterangan dari saksi G di TKP diduga korban mengalami sakit. Kemudian dari hasil pemeriksaan sementara pada tubuh korban tidak terlihat tanda-tanda kekerasan,” pungkasnya. (ung/cen)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.