PAD Bartim Capai 40,77 Persen

RAKOR: Sejumlah kepala SOPD lingkup Pemkab Bartim saat mengikuti rakor terkait PAD, Selasa (28/6). (IST)
RAKOR: Sejumlah kepala SOPD lingkup Pemkab Bartim saat mengikuti rakor terkait PAD, Selasa (28/6). (IST)

TAMIANG LAYANG– Pendapatan asli daerah (PAD) semester I lebih dari 40 persen dari target yang telah ditentukan. Hal itu, terungkap saat pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) menggelar rapat koordinasi terkait PAD.

Bupati Bartim, Ampera AY Mebas, melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bartim, Herawani, menjelaskan ada empat jenis PAD sebagai penyumbang pundi-pundi PAD Kabupaten Bartim. Kempat sumber PAD itu yakni pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah.

“Realisasi PAD Kabupaten Barito Timur dari Januari hingga  Mei 2022 sudah mencapai Rp.44.897.698.294,44, atau 40,77 persen dari total target PAD tahun 2022 sebesar Rp.110.120.070.255,”katanya kepada awak media.

Dijelaskannya, pada tahun 2022 ini pendapatan dari pajak daerah ditargetkan Rp.16.335.000.000, sementara realisasinya hingga 31 Mei 2022 ini sebesar Rp.3.353.304.591,00 atau 20,52 persen. Pendapatan dari retribusi daerah sebesar Rp.847.330.705,00 atau 6,90 persen dari target tahun 2022 sebesar Rp.12.274.005.926.

“Pendapatan dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp.14.158.036.468,00 atau 48 persen dari target tahun 2022 sebesar Rp.29.493.207.046. Sedangkan pendapatan dari sumber lain-lain PAD yang sah sebesar Rp.26.539.026.530,44, atau 52 persen dari target tahun 2022 sebesar Rp.52.017.857.283,”ungkap Herawani.

Herawani menambahkan, terkait belum  maksimalnya pendapatan dari retribusi daerah dan pajak daerah, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bartim ini mengatakan akan berupaya semaksimal mungkin untuk memenuhi target yang telah ditetapkan.

 “Kita akan berupaya dan bekerjasama dengan SKPD penghasil PAD untuk memenuhi target PAD yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, Bupati Bartim Ampera AY Mebas, Selasa (28/6) pagi memimpin rapat koordinasi (rakor) pendapat asli daerah Kabupaten Barito Timur. Dalam kegiatan rapat tersebut Bupati Bartim mengundang 19 (sembilan belas) SKPD penghasil PAD untuk hadir di ruang rapat Bupati Bartim.

Ke-19 SKPD itu yakni Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, BLUD, Dinas PUPR, Disnakertrans, DLH, Dishub, Diskominfosantik, DPMPTSP, Disbudparpora, Dinas Perternakan dan Perikanan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Disdagkop dan UKM, Sekretariat Daerah, Bappedalitbangda, Bapenda, BPKAD, BPKPSDM dan 10 kecamatan se-Kabupaten Bartim.

Rapat tersebut diselenggarakan sesuai dengan periode tahun anggaran 2022 triwulan II untuk mengevaluasi sejauh mana pencapaian realisasi PAD dari masing masing pos penerimaan. Disamping itu, rakor itu juga untuk mengetahui kendala dan hambatan dalam pencapaian target PAD pada masing-masing OPD, serta hal-hal lain yang digunakan sebagai bahan untuk penentuan kebijakan lebih lanjut. (ell/cen)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.