Penuh Khidmat, Lapas Palangka Raya Gelar Salat Idul Adha 1443 H

PALANGKA RAYA – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1443 H/2022 M, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangka Raya Kanwil Kemenkumham Kalimantan Tengah menggelar Salat Idul Adha berjamaah yang diikuti oleh para Pegawai dan seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Islam, Minggu (10/07) pukul 06.30 WIB.

Pada kesempatan ini, Salat Idul Adha juga diikuti oleh Kepala Lapas Palangka Raya, Chandran Lestyono, para Pejabat Struktural beserta Petugas di Lapas Palangka Raya dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19.

Hari Raya Idul Adha yang juga dikenal dengan sebutan “Hari Raya Haji” atau “Hari Raya Qurban”, sesungguhnya adalah hari paling bersejarah dalam kehidupan umat manusia, khususnya umat beragama pemangku ajaran tauhid, ajaran keesaan Allah, yang diperjuangkan khususnya oleh dua orang Nabi Allah, yakni Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Besar Muhammad SAW.

Ustadz Masri Mulyadi dalam khutbahnya yang menjelaskan mengenai perintah berkurban dalam salah satu Ayat Al-Qur’an bahwa perintah berkurban untuk mengingat Allah. Fa ṣalli lirabbika wan-ḥar. Artinya: “Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah).” (Al-Kautsar ayat 2).

“Dalil ayat Al-Qur’an ini seringkali menjadi rujukan perintah berkurban. Surat Al-Kautsar ayat 2 memiliki makna bahwa berkurban sebagai ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Meskipun sunnah, ibadah kurban menjadi wadah untuk mengingat Allah sebagai pencipta dan penguasa manusia, bumi, alam semesta, dan seisinya,” jelas Ustadz Masri Mulyadi.

Setelah melaksanakan Shalat Idul Adha, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan qurban. Tahun ini jumlah hewan qurban yang disembelih melalui Panitia Qurban Lapas Palangkaraya sebanyak 5 (lima) ekor sapi dan 2 (dua) ekor kambing. (jun)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.