Selalu Terendam Banjir, Pemdes Danau Usung Siapkan Lahan TPU Baru

GOTONG ROYONG : Kepala Desa Danau Usung, Rahmad bersama perangkat desanya saat melaksanakan kegiatan gotong royong di lokasi TPU baru, Sabtu (3/7). (ist)
GOTONG ROYONG : Kepala Desa Danau Usung, Rahmad bersama perangkat desanya saat melaksanakan kegiatan gotong royong di lokasi TPU baru, Sabtu (3/7). (ist)

PURUK CAHU – Selalu terendam banjir setiap tahun, Pemerintah Desa Danau Usung, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya bersama seluruh tokoh masyarakatnya sepakat mempersiapkan tanah seluas 1 hektar untuk pemakaman.

Lahan untuk tempat pemakaman umum (TPU) ini tempat berada di jalan TK Tunas Harati di belakang Makam Pahlawan RT 02 wilayah desa setempat.

Kepala Desa Danau Usung Rahmad mengatakan bahwa, penyiapan lahan untuk TPU ini merupakan usulan yang di sampaikan para tokoh masyarakat setempat baik dalam musyawarah desa maupun pada musyawarah rencana pembangunan di tingkat kecamatan.

“Usulan TPU ini sudah beberapa kali di sampaikan para tokoh masyarakat kita sejak tahun anggaran 2021 lalu karena selalu jadi langganan banjir, sehingga penyiapan lahan seluas 1 ha di wilayah RT 02  ini menjadi prioritas program kerja Pemerintah Desa Danau Usung,” kata Rahmad saat di bincangi wartawan, Sabtu (2/7/2022).

Rahmad mengungkapkan, untuk sumber dana penyiapan lahan TPU baru ini akan menggunakan dari Alokasi Dana Desa (ADD) APBD Kabupaten Murung Raya.

“Masyarakat sudah sepakat untuk ADD tahun anggaran 2022 sebesar Rp 50 Juta Rupiah ini untuk penyiapan lahan yang kita beli dari salah satu warga desa kita, untuk dokumen tanah dan beberapa fasilitas penunjang di TPU baru tersebut masih akan kita bahas selanjutnya untuk tahun anggaran selanjutnya,” ungkapnya orang nomor satu di Desa Danau Usung ini lagi.

Membangun untuk Kesejahteraan Masyarakat Desa Danau Usung Program pembangunan yang di laksanakan ini merupakan komitmen jajaran pemerintah Desa Danau Usung untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Ini bentuk komitmen kita selain penyaluran dana BLT Desa yang tepat waktu dan sasaran, pembangunan jalan lingkungan desa, hingga program-program pemberdayaan masyarakat lainya yang sudah terealisasi dan berjalan saat ini,” paparnya.

Rahmad juga menuturkan membangun desa itu perlunya sinergitas dari seluruh pihak di setiap agenda kerja perangkat desa yang di pimpinnya ini.

“Bersama sejumlah tokoh masyarakat desa kita selalu berkoordinasi seperti yang sudah kita siapkan ini karena di lokasi TPU lama selalu terendam banjir. Selain itu kami pun menerapkan sistem penggunaan anggaran desa secara transparan” tandasnya. (udi)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.