Transformasikan Ilmu dengan Metode Inovatif

PALANGKA RAYA – Rektor UPR Dr Andrie Elia menilai, kedepannya proses perkuliahan  harus dibuat lebih menarik, mengikuti perkembangan kemajuan teknologi. Oleh itu lah dirinya mengonsep gedung kuliah merah putih UPR dengan konsep modern. Dimana gedung tersebut tidak lama lagi akan dipergunakan sebagai pusat perkuliahan mahasiswa dari seluruh fakultas yang ada.

“Kenapa konsep gedung kuliah itu dibuat moderen, karena sudah saatnya UPR menerapkan konsep perkuliahan yang moderen. Tidak lagi menggunakan cara lama. Sebelum gedung itu beroperasi, saya harapkan tiap dosen di UPR telah memiliki konsep menarik dan inovatif nantinya dalam mentrasformasikan pengetahuan kepada mahasiswa,” ucap Rektor UPR Dr Andrie Elia disela aktivitasnya, Senin (13/6/2022) siang.

Lanjutnya, perkembangan teknologi tidak dapat dibendung lagi. Bahkan teknologi menjadi edukasi yang masuk dalam semua lini disiplin ilmu. Oleh karenanya, selain ditunjang dengan fasilitas moderen, tentu juga harus didukung kemampuan dosen.

“Saya sudah sampaikan, kedepan bisa saja dosen memberikan perkuliahan dibeberapa kelas diwaktu bersamaan. Fasilitasnya sudah ada di gedung itu,” ucapnya.

Dirinya juga mengatakan, ada tiga topoksi dosen yakni mengajar, penelitian dan pengabdian masyarakat. Dalam melaksanakan tugas tersebut, seorang dosen dapat memanfaatkan kemajuan teknologi saat ini.

Disatu sisi, Dr Andria Elia menginginkan, UPR kedepannya dapat mencetak SDM terpelajar dengan skill maksimal. Artinya, tidak hanya pandai di bidang disiplin ilmu, tetapi memiliki skill pendukung lainnya.

“Untuk menciptakan itu, peran dosen sangat penting. Oleh itu saya imbau, dosen lebih inovatif lagi. Terlebih didukung teknologi saat ini. Mutu dosen itu bisa dilihat dari mutu mahasiswanya,” ungkapnya. (rul/abe)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.