Wilayah Hulu Masih Kekurangan Guru dan Tenaga Medis

PERLU PENAMBAHAN: Anggota DPRD Kabupaten Katingan, Rudi Hartono S.Sos mengatakan jumlah guru dan tenaga medis di wilayah hulu Kabupaten Katingan masih kurang. (IST)
PERLU PENAMBAHAN: Anggota DPRD Kabupaten Katingan, Rudi Hartono S.Sos mengatakan jumlah guru dan tenaga medis di wilayah hulu Kabupaten Katingan masih kurang. (IST)

KASONGAN – Hingga kini, jumlah tenaga pendidik atau guru dan tenaga medis di Kabupaten Katingan dinilai masih kurang. Hal tersebut sering disampaikan masyarakat kepada pihak dewan dalam berbagai kesempatan, termasuk saat kunjungan reses di wilayah hulu.

Anggota DPRD Kabupaten Katingan, Rudi Hartono S.Sos menuturkan, kebetulan kemarin dirinya bersama sejumlah anggota dewan lainnya melakukan reses di wilayah hulu yakni Daerah Pemilihan (Dapil) III Zona IV. “Zona IV yang meliputi wilayah Kecamatan Marikit, Katingan Hulu dan Bukit Raya,” ujarnya saat diwawancara sejumlah wartawan, baru-baru ini.

Jika pihak DPRD melakukan reses ke Dapil III, biasanya dibagi menjadi dua. Ada yang ke Kecamatan Katingan Tengah, Sanaman Mantikei dan Petak Mulai. Kemudian, ada ke wilayah Kecamatan Marikit, Katingan Hulu dan Bukit Raya. “Karena kala kita laksanakan secara keseluruhan bisa tidak sempat, makanya dibagi menjadi dua,” jelasnya.

Dia menyebut, pada umumnya masyarakat di wilayah hulu khususnya Zona IV mengeluhkan masih adanya sekolah yang kekurangan jumlah tenaga pendidik atau guru dan mereka minta adanya penambahan. “Terkait itu, kami meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait agar memperhatikan hal ini, sehingga sektor pendidikan di wilayah hulu tidak ketinggalan,” ucap Politisi Partai Golkar ini.

Demikian pula tenaga medis, tambah Rudi, hingga kini di wilayah hulu jumlahnya masih kurang. Termasuk yang akan ditempatkan di desa-desa di Kecamatan Katingan Hulu dan Bukit Raya, ditagih lagi oleh masyarakat. “Pasalnya, hampir tidak ada tenaga medis yang stand by di desa-desa itu. Sebagian dari tenaga medis ditarik ke kecamatan dan sebagian lagi saya tidak tahu entah ke mana perginya,” pungkasnya. (ndi)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.